PENASULTRA.ID, KENDARI – Lembaga Pemerhati Ketenagakerjaan (Lepnaker) Sulawesi Tenggara (Sultra) menitip harapan besar kepada tiga Penjabat (Pj) Bupati yang baru saja diumumkan namanya untuk mengisi kekosongan jabatan di tiga daerah di Sultra.
Sebagaimana fungsinya, Lepnaker hadir sebagai wadah yang memberikan perhatian khusus bagi para tenaga kerja lokal. Perhatian tersebut diberikan baik sebelum bekerja, sedang maupun sesudah bekerja.
Ketua Lepnaker Sultra, Molesara mengatakan, pihaknya siap menjadi mitra kerja pemerintah daerah dalam mewujudkan visi misi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
“Lepnaker Sultra memberi dukungan pada tiga Pj Bupati yang sudah diumumkan. Harapannya, peningkatan kualitas SDM mesti menjadi perhatian khusus oleh para Pj,” ujar Molesara, Sabtu 21 Mei 2022.
Dari sisi upah, baik buruh kasar, honorer dan tenaga swasta lainnya, kata dia, harus mendapatkan upah yang layak sesuai standar upah minimum regional (UMR) masing-masing daerah.
Keberpihakan pada tenaga kerja lokal, menurut Molesara, menjadi wajib diutamakan, termasuk peningkatan kapasitasnya.
“Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja dikedepankan. Kemudian, pendidikan dan latihan berbasis penempatan juga harus diberikan agar SDM kita mampu bersaing dengan skill dan kualitas yang dimiliknya,” beber Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sultra itu.
Masa jabatan Bupati Buton Tengah (Buteng), Buton Selatan (Busel) dan Muna Barat (Mubar) akan berakhir hari ini, 22 Mei 2022.
Guna mengisi kekosongan jabatan tiga kepala daerah ini, Pemprov Sultra sebelumnya telah mengusulkan sejumlah nama ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Discussion about this post