“Ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kita khususnya di Jakarta dan di daerah sekitar Jabodetabek dan berdasarkan data yang kami terima dari 50 persen penjualan tiket ajang balap Formula E sudah terjual oleh Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 14.800 tiket dari total 52.500 kursi yang disediakan sudah laku terjual,” kata Sandiaga.
“Itu saja yang bisa kita share pengalaman kami pada Maret dan kita pada Juni ini juga akan meningkatkan multiplier effect pada ekonomi lokal dan ekonomi daerah serta ekonomi nasional,” katanya menambahkan.
Carbon Footprint Calculator
Dalam acara Weekly Press Briefing, Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa Kemenparekraf/Baparekraf telah mengusung program Carbon Footprint Calculator (CFPC). Dimana program ini adalah upaya menyerap jejak karbon yang dihasilkan industri pariwisata demi membantu mencegah dampak buruknya pada iklim.
Carbon Calculator sendiri akan menghitung seberapa besar emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas seseorang wisatawan (dari dan ke) di destinasi.
Hasil dari perhitungan kalkulator karbon akan dikonversi dalam bentuk donasi melalui penanaman pohon untuk menghadirkan ruang hijau yang lebih banyak dan lebih luas, sehingga memberikan dampak positif dalam memperbaiki kualitas udara dan target net zero emission di tahun 2060 pun dapat tercapai.
“Kita ingin memanfaatkan momentum G20 untuk menyuarakan inisiatif pariwisata berkelanjutan sekaligus mempromosikan ekowisata Indonesia, sudah saatnya kita menjadi bagian dari solusi bukan dari permasalahan,” kata Sandiaga.
Dari lima pilar yang ada dalam Tourism Working Group pertama, dimana salah satunya climate action, biodiversity conservations, dan circular economy akan menjadi fokus Menparekraf guna menghadirkan pariwisata berkelanjutan.
“Ini yang saya ingin dorong sebagai bagian dari agenda besar kita menggunakan momentum G20 agar kita menuju net zero emission pada tahun 2060,” ujarnya.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/BXaiQPXT5E8
Discussion about this post