“Oleh karena itu, perundungan harus dicegah sedini mungkin melalui keterlibatan moral semua unsur sekolah, guru, orang tua dan siswa dan juga alumni untuk menanamkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh unsur sekolah tersebut,” ujarnya.
Selain itu, kata Lely, melakukan sistem pembelajaran dengan metode SEL (Social Emotional Learning) yaitu melalui riset melalui internet, integrasi dengan pelajaran dan kegiatan, melalui seni, dan lain-lain.
Narasumber terakhir dalam seminar tersebut Dewi Basri dari Satgas Teladan berbagi pengalaman tentang penerapan program TPPK di SMAN 3 Jakarta.
Acara dilanjutkan dengan peluncuran lagu Stop Bullying oleh paduan suara SMAN 3 Jakarta. Lagu ini juga dinyanyikan seluruh siswa dari sekolah yang hadir untuk meningkatkan kesadaran siswa.
Lagu ini diharapkan dapat diviralkan para siswa melalui sosial media sekolah dan pribadi sehingga dapat dinyanyikan oleh banyak siswa untuk mendapatkan rekor MURI.
Peserta juga berdiskusi untuk merencanakan langkah kerja nyata paska seminar di sekolahnya masing-masing.
Contohnya, bagaimana sosialisasi anti perundungan dapat dilaksanakan bersamaan dengan orientasi penerimaan siswa baru, untuk membangun kesadaran satgas TPPK pihak sekolah, guru dan siswa untuk mencegah perundungan di sekolah secara bersama.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post