Guru honorer yang mengajar bidang bahasa Inggris itu berharap apa yang dirasakan dirinya bersama Midun dan Hamilu tidak terulang kembali terhadap honorer lainnya.
“Saya dan Midun mengabdi tahun 2019 dan adami satu tahun. Sedangkan pak Hamilu dari berdirinya sekolah dan nanti sekarang ini juga baru diberhentikan,” tukasnya.
Sementara, Kepsek SMP 3 Satap Towea, Sarifudin Pege saat dihubungi awak media via telepon genggamnya belum dapat terhubung.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video terbaru:
Discussion about this post