“Melalui kemah bakti bela negara ini beberapa poin yang kami tegaskan yakni, mari kita jaga bersama agar FKPPI selalu menjadi organisasi yang nersatu dan berdaulat. Kemudian kedua mari kita jaga dan perkuat komitmen kebangsaan kita baik secara individu maupun organisasi, agar FKPPI tidak terpecah, solid dan berkualitas senantiasa menjaga hubungan dengan pembina TNI, Polri dan ketua Pepabri serta dengan KB FKPPI lainya dalam melanjutkan pengabdian bersama demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Syamsul kepada media ini, Jumat 1 Oktober 2021.
Selain itu, Syamsul juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu, bergotong royong, dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dalam menghadapi berbagai masalah termasuk menghadapi pandemi Covid-19. FKPPI selama ini selalu hadir dan bersinergitas dengan komponen TNI, Polri, pemerintah daerah, dan membaur dengan masyarakat dalam melaksanakan setiap kegiatan.
Untuk diketahui, kemah bakti bela negara yang sebelumnya direncanakan pada September 2021 oleh Ketua PD FKPPI Sultra di Pulau Towea, Kabupaten Muna, dipindahkan ke Kota Kendari dengan alasan teknis, karena wilayah itu selain terpisah dari daratan Muna dan harus menggunakan perahu tempel (katinting), dan masih suasana pandemi Covid-19 yang masih pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Penulis : Madan
Jangan lewatkan video terbaru:
Discussion about this post