“Adanya SKB tambahan itu bukan atas kemauan orang per orang, tetapi dilindungi Undang-undang,” ungkapnya.
Tuntutan Pospera terkait pembatalan tes tersebut belum bisa diamini Sukarman kala itu. Alasannya, Panselda saat ini tengah menunggu balasan surat dari Panselnas.
Sebelumnya, Panselda telah melakukan penundaan jadwal psikotes sembari menunggu lebih lanjut dari Panselnas.
“Belum bisa kita batalkan, kalau belum ada petunjuk dari panselnas, kita tunggu balasan surat dan petunjuk dari Panselnas,” timpalnya.
Jawaban yang dilontarkan Sukarman dihadapan massa aksi itu kembali memicu reaksi. Saling dorong kembali tak terelakan.
Bahkan penyegelan kantor BKPSDM Muna nyaris terjadi, beruntung petugas yang sejak awal bersiaga di lokasi berhasil mendinginkan situasi.
Masa aksi yang yang dikoordinir oleh Malik balik kanan, dan berjanji, dua hari kedepan bakal kembali menyambangi dan menduduki kantor BKPSDM dengan kekuatan massa yang lebih besar, jika tambahan psikotes tidak dibatalkan oleh Panselda.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post