Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Martini M. Paham berharap kolaborasi antara Wonderful Indonesia dan Nestle Indonesia dapat menciptakan banyak hal yang inovatif dan saling menguatkan aktivitas pemasaran kedua belah pihak.
Keunggulan teknologi maupun infrastruktur yang dimiliki Nestle Indonesia diharapkan mampu menjadi amunisi tambahan dalam mendukung program-program pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf.
“Nestle sudah hadir di Indonesia sekitar 50 tahun. Dengan modal tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf melalui brand Wonderful Indonesia akan mendapatkan sudut pandang lain bagaimana cara mengembangkan aktivitas pemasaran, baik pariwisata maupun ekonomi kreatifnya,” ujar Martini Paham.
Sementara itu, Presiden Direktur PT. Nestle Indonesia Ganesan R. Amplavanar menjelaskan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, khususnya dari sisi ekonomi.
Sensus penduduk tahun 2020 yang menunjukkan sekitar 53 persen penduduk Indonesia berasal dari kategori usia milenial dan gen-Z tentu menjadi target pasar yang menarik bagi kedua belah pihak. Produk-produk yang dimiliki Nestle di Indonesia memiliki keterkaitan dengan dua ceruk pasar tersebut.
“Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa ada 34 juta masyarakat yang hidup dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Bayangkan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari industri ini bagi banyak orang. Kami ingin menjadi bagian dari pergerakan perekonomian Indonesia melalui pariwisata dan industri kreatifnya,” ujar Ganesan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post