“Paling penting dampak multiplier effectnya meluas ke seluruh lapisan masyarakat dan terasa manfaatnya. Dari program SAPD dampaknya meluas kepada ibu-ibu orang tua siswa yang kita dampingi pembentukan UMKM. Dampak ekonomi, sosial bahkan lingkungan melalui pembentukan filtrasi air di lingkungan Kelurahan Pattingaloang, Kota Makassar ini,” ujar Fahrougi.
Hal ini pun sama dengan Kampung Energi Berdikari Bacukiki di Kota Parepare, program ini mampu mengubah masalah yang berupa kotoran sapi menjadi solusi energi bersih biogas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tidak hanya untuk rumah tangga namun juga UMKM. Program ini pun slurry dari biogas dimanfaatkan kelompok tani untuk membuat pupuk organik.
“Raihan Proper Emas ini pun sejalan dengan fokus keberlanjutan Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. Seluruh upaya itu sejalan dengan penerapan ESG di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina dan tetap menjunjung tinggi asas kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” Fahrougi memungkas.
Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setiap tahunnya menyelenggarakan Proper berdasarkan kepatuhannya terhadap aspek lingkungan, tidak melakukan pencemaran bahkan mampu melakukan penghematan energi hingga memberikan manfaat serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar melalui program CSR atau pemberdayaan masyarakat.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post