Sampai ketika diberitahu temannya yang pernah mengikuti pelatihan UKBM tentang ramuan herbal dan mengonsumsinya, kondisinya mulai membaik.
“Saya konsumsi kunyit putih, temu mangga, tapak dara dan daun dewa. Itu saya konsumsi setiap hari,” Mimi menambahkan.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Nila Andi Syamsu yang mengidap gangguan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Dia juga membeli 12 botol jamu kunyit asam.
“Daripada saya konsumsi obat sintetik, saya lebih baik minum yang herbal. Kami juga biasa mengkonsumsi beras organik Matano Rice. Lebih sehat,” kata Nila.
Sementara itu, Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra berharap Pojok Jamu dapat menjadi alternatif dari ketergantungan obat-obatan kimia, sekaligus memanfaatkan dengan optimal sumber daya yang ada di sekitar masyarakat.
“PT Vale berkomitmen dan konsisten untuk menginisiasi strategi bahwa kesehatan itu bisa diperoleh dari lingkungan alam sekitar kita. Dan juga Pojok Sehat bisa menjadi wisata sehat di Sorowako yang kemudian bisa direplikasi pemerintah atau pihak terkait,” Ardian memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post