“Melalui fitur baru E-Katalog, pengguna akan lebih cepat menemukan informasi produk yang dibutuhkan, melakukan pembayaran dan memonitor proses transaksi yang sedang berjalan,” papar Hendrar.
Sementara itu, Anindya Bakrie, Ketua Pertimbangan KADIN mengungkapkan bahwa TKDN sangat penting dikedepankan dikarenakan multi efect playernya besar.
“Yang pertama tentu pasar, jika kita membeli produk dalam negeri pasar semakin besar. Dan yang kedua membuat investasi dalam negeri semakin besar yang datang dari pengusaha nasional maupun perusahaan daerah juga. Kemudian yang ketiga kita melihat ini juga meningkatkan lapangan kerja dalam negeri. Ini semua dapat gayung bersambut di mana upaya bapak Presiden terpilih untuk mengupayakan mencapai angka pertumbuhan ekonomi lebih besar,” beber Anindya.
Menempati area seluas 2500 m2, ICEF 2024 menghadirkan sekitar 150 peserta pameran dari berbagai sektor bisnis, seperti kesehatan, teknologi informasi, fashion, perkapalan, kendaraan, elektronik, alat kantor, tekstil, makanan dan minuman hingga internet service provider (ISP) diantaranya juga PT MIKI.
Antusiasme pelaku usaha pada ajang ICEF 2024 juga dilihat dari penambahan kategori produk pelaku usaha yang semakin variatif. Di antaranya road sweeper, logistic, alat berat, cartridge toner, infrastruktur dan bangunan serta manufacturing.
Selain sosialisasi penerapan E-Katalog, Ketua Panitia ICEF 2024, Kukrit Suryo Wicaksono menyebut, selama tiga hari pameran yang dimulai dari pukul 10:00-17:00 WIB, pelaku usaha dan buyers pemerintahan akan saling berinteraksi dan bernegosiasi melalui beragam acara, seperti seminar, temu bisnis (business matching), konsultasi, workshop, bimbingan teknis, serta talkshow yang menghadirkan narasumber dari instansi-instansi terkait.
“Kami juga akan mengundang sebanyak 98 anggota dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) terdiri dari para kepala pemerintah kota seluruh Indonesia dan 38 provinsi anggota Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) sebagai visitor serta berbagai lembaga pemerintahan lainnya,” ujar Kukrit.
Sebagai gambaran, ICEF 2023 telah menghadirkan 7.792 pengunjung yang terdiri dari Pejabat Pengadaan (PP), Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ), Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Penulis: Eko
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post