Kalaupun ketua KPU Konawe merasa dirugikan atas pemberitaan yang menurutnya tidak netral tersebut, Wike secara kelembagaan bisa melaporkannya langsung ke Dewan Pers. Bukan malah membuat opini dan publik gaduh.
“Jangan hanya menyebut banyak, karena banyak itu harus ada angkanya. Sekalian sebut saja nama medianya agar tidak terjadi kegaduhan publik dikalangan teman-teman wartawan. Tentu karena itu, kami merasa dilukai,” tegas Andriansyah.
Olehnya itu, Andriansyah meminta ketua KPU Konawe mempertanggungjawabkan pernyataannya tersebut. Sebab, menjadi pejabat publik itu setiap saat harus siap dikritisi.
“Harus dipertanggungjawabkan, tidak netralnya (media) seperti apa. Jangan dibuat blunder lah. Tahapan pemilihan kepala daerah yang sedang berlangsung saat ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga suasananya tetap adem,” pungkasnya.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post