Ia mengatakan,, ada tiga perkembangan yang harus diwaspadai, yaitu sosial media, digitalisasi televisi dan 5G.
“Sosial media sudah kita rasakan manfaatnya dan sekaligus tantangannya buat profesi kita. Selanjutnya digitalisasi televisi dan menuju era 5G akan menyusul mempengaruhi pekerjaan kita. Tentu saja ini bisa menjadi pedang bermata dua. Kita memanfaatkan atau dimanfaatkan dengan kehadiran dua hal terakhir ini,” Atal menambahkan.
Senada, Direktur Safari Jurnalistik PWI Pusat, Ahmed Kurnia Soeria Widjaja mengatakan, Safari Jurnalistik ini merupakan program reguler PWI Pusat bagi anggotanya yang kali ini merupakan perdana di tahun 2022 dan dilakukan secara daring.
“Safari Jurnalistik ini merupakan program reguler yang difokuskan pada pengenalan perkembangan jurnalistik, baik regulasi maupun teknologi. Kali ini kami lakukan secara daring dan untuk tahap perdana ini diikuti oleh hampir 300 peserta,” ujar Ahmed.
Ditempat yang sama, Head of Corporate Communication PT Astra International, Boy Kelana Soebroto menyambut baik kerja sama dengan Sekolah Jurnalis PWI.
“Dukungan kami terhadap PWI ini akan terus berlangsung dan ini juga merupakan bentuk komitmen PT Astra Internasional untuk ikut serta meningkatkan wawasan dan profesionalisme wartawan Indonesia,” Boy memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post