“Flagship program seperti MotoGP di NTB khususnya di Lombok bisa menciptakan Rp5,4 triliun dampak ekonomi untuk masyarakat dan 30 ribu lapangan kerja,” kata Menparekraf.
Sementara dalam menuju pariwisata yang berkelanjutan, diperlukan perhatian khusus terhadap kelestarian lingkungan. Terutama perubahan iklim hingga keberlanjutan biota laut yang memang berdampingan dengan sektor pariwisata.
Kemenparekraf sendiri memiliki sejumlah program unggulan untuk mencapai pariwisata berkelanjutan seperti Carbon Footprint Calculator Offsetting Campaigne, hingga gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman).
“Bagaimana sekarang wisatawan bukan hanya healing tapi contributing kepada keberlanjutan lingkungan. Produk yang bisa mengajak wisatawan untuk menanam mangrove, mengurangi emisi karbon, offset carbon foot print, dan juga menanam mineral trees ini dapat menjadi daya tarik utama. Mari kita dukung konsep pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Sandiaga.
Sumber: Kemenparekraf
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/PJTk5hEAfyI
Discussion about this post