“Pertemuannya tidak resmi karena hanya dilakukan di atas meja makan. Pertemuan itu juga tak menyentuh pokok masalah. Kalau izin PT Tiran di Sultra resmi mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat, namun izin di Morowali tidak ada,” beber Kuswandi.
Dengan adanya pemberitaan yang kini ramai di publik, mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulteng itu memuji peran media yang ada di Sultra.
“Saya mengapresiasi respon media di Sultra yang fokus melihat persoalan ini. Sebuah sikap yang menunjukkan kepada kami bahwa apa yang terjadi di wilayah Matarape adalah fokus bersama. Tidak harus melihat Tengah atau Tenggara karena wilayah darat PT Tiran ada di Sultra dan wilayah lautnya ada di Sulteng,” pungkas Kuswandi.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post