Lima merek susu hewani teratas, yaitu Ultra Milk, Bear Brand, Frisian Flag, Indomilk, dan Dancow, muncul di peringkat yang sama dalam kategori citra merek dan merek yang dikonsumsi.
Dalam hal merek yang dianggap bagus, Frisian Flag, Indomilk, dan Dancow memiliki persentase yang sama sebesar 55%, meskipun terdapat sedikit perbedaan persentase dalam kategori merek yang dikonsumsi.
Sebagai alternatif susu hewani, terdapat susu nabati yang berasal dari tumbuhan seperti kedelai, almond, dan oat yang dapat menjadi pilihan. Sebanyak 38% responden memilih susu nabati karena preferensi rasa dan kandungan nutrisinya. Gen X lebih memilih susu nabati karena dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan susu hewani.
Susu kedelai menjadi yang paling populer, dikonsumsi oleh 86% responden. Susu almond berada di urutan kedua dengan 48%, diikuti oleh susu oat (42%).
Dalam kategori merek susu nabati, ABC Sari Kedelai menduduki peringkat pertama, disusul oleh Oatside.
Saat membeli susu, baik hewani maupun nabati, konsumen dari segmen upper SES lebih memperhatikan kandungan gizi dibandingkan harga. Satu dari dua responden juga mempertimbangkan rasa, tekstur, dan variasi rasa saat memilih produk susu.
Ingin tahu pertimbangan apa saja saat membeli produk susu, olahan dan alternatifnya? Serta merek apa saja yang muncul pada setiap kategorinya? Download laporan “Consumer Perspectives on Dairy Products and Alternatives” pada tautan berikut: https://insight.jakpat.net/consumer-perspectives-on-dairy-products-and-alternatives/.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post