Terkait pengukuhan Bunda Literasi, Pj Wali Kota Kendari mengatakan, dunia saat ini sedang dilanda disrupsi teknologi utamanya teknologi digital. Kemajuan teknologi ini merupakan buah dari perkembangan ilmu pengetahuan yang menjadi faktor utama perubahan manusia.
Menurut Yusup, ilmu pengetahuan hanya dapat dihasilkan dari proses pembelajaran yang berkelanjutan dengan fasilitas yang memadai. Literasi yang baik dan berkualitas adalah jantung dari suatu negara. Berangkat dengan kebutuhan informasi masyarakat tersebut, idealnya perpustakaan dapat mengikuti perkembangan kebudayaan dan pengetahuan yang sedang terjadi.
“Perpustakaan harus mengambil peran sebagai penyedia informasi yang dibutuhkan publik yang dilayani. Perpustakaan tidak hanya mengandalkan analog, mengingat interaksi informasi berbagai digital di banyak negara sudah beralih ke digital selain lebih memudahkan publik untuk akses, perpustakaan digital juga mengurangi biaya pengeluaran terutama perawatan dan tenaga manusia,” papar Yusup.
Olehnya itu, Bunda Literasi sebagai tokoh yang menginspirasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak meningkatnya budaya gemar membaca serta role model yang baik dan dapat berperan strategis dalam pelaksanaan promosi gemar membaca di masyarakat Kota Kendari. Dengan demikian dapat mempercepat naiknya angka indeks peningkatan literasi masyarakat dan tingkat kegemaran membaca.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post