• Latest
  • Trending
  • All
  • #Headline
  • Advetorial
  • Kepulauan
  • Daratan

Melon Mengalir Sampai Jauh di Pelosok Bombana

30 Oktober 2021

Prof. Zudan: Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan 6,7 Juta ASN

19 Juni 2026

Ketika Kesalahan Sistem Merugikan Masyarakat

19 Juni 2026

Promkes di Puubenua, PT Vale Gencar Sosialisasi Cegah DBD di Kolaka

18 Juni 2026

Tekan Penumpukan Perkara, SMSI-MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

18 Juni 2026

IOH Buka Gerai Pertama di Kendari, Satukan Layanan IM3, Tri dan Indosat HiFi

18 Juni 2026

Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda, OJK dan Bank Sultra Luncurkan “OK BGT” Lewat Live Instagram

18 Juni 2026

Tawarkan Jasa Pelunasan Utang Ilegal, Kegiatan BAFI Group Indonesia Dihentikan Satgas PASTI

17 Juni 2026

Satgas PASTI Hentikan Universal Peak, Investasi Saham IPO Fiktif Berkedok Perusahaan Colorado

17 Juni 2026

OJK dan TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Percepatan Program Prioritas Inklusi Keuangan

17 Juni 2026

Tren Kecantikan Baru: Kualitas Produk Geser Peran Harga dan Influencer

17 Juni 2026

Kemenekraf, Indosat dan Adobe Hadir Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata

17 Juni 2026

MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108

15 Juni 2026
Minggu, 21 Juni 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Profil
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Hak Jawab
Penasultra.id
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
No Result
View All Result
Penasultra.id
No Result
View All Result
  • #Headline
  • PenaPembaca
  • PenaHealth
  • PenaKuliner
  • PenaOto
  • LayarPena
  • PenaSport
  • LensaPena
  • FigurPena
ADVERTISEMENT
Home Daratan Bombana

Melon Mengalir Sampai Jauh di Pelosok Bombana

Redaksi Penasultra.id by Redaksi Penasultra.id
30 Oktober 2021
in Bombana
A A
0

Pemakaian gas 3 kg diakui jauh lebih hemat dibanding minyak tanah. Foto: Ist

9
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PENASULTRA.ID, KENDARI – Program konversi minyak tanah ke Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 3 kilo gram (kg) di Indonesia telah melewati satu dekade. Di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) implementasi program Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini telah memasuki tahun ketujuh.

Akhir Oktober tahun 2013, Gubernur Sultra kala itu, Nur Alam, meluncurkan agenda peralihan penggunaan produk yang biasa disebut gas melon di Sultra. Actionnya sendiri baru bisa direalisasikan Pertamina bersama Dinas ESDM Sultra awal tahun 2014.

Uji coba perdana dimulai di Kota Kendari. Menyusul kabupaten yang berada di wilayah daratan dan terakhir wilayah kepulauan. PT Pertamina selaku eksekutor program migrasi minyak tanah ke LPG gencar mengampanyekan penggunaaan tabung 3 kg atau gas melon sebagai pengganti bahan bakar memasak.

Kini nyaris semua daerah, termasuk desa-desa pelosok di Bumi Anoa tersentuh program konversi. Masyarakat mulai terbiasa menggunakan gas elpiji yang dianggap jauh lebih irit dibanding minyak tanah sebagai bahan bakar tempur di dapur.

Beralih Karena Hemat

Ialah Siti Megawati, warga desa terpencil di Desa Rahadopi Kecamatan Kabaena Kabupaten Bombana salah satunya mengaku cukup lama beralih menggunakan gas 3 kg. Sejak program konversi gas melon masuk di daerah terpencil itu, ibu rumah tangga ini mulai menanggalkan kompor minyak tanah miliknya.

Pemakaian gas 3 kg diakui jauh lebih hemat dibanding minyak tanah.

“Awalnya takut juga karena kan banyak yang bilang bahaya, meledak. Tapi dulu itu tahun 2017, karena minyak tanah mahal, kadang susah juga dapat, jadi pindah mi pakai gas. Kebetulan sudah masuk di sini di Kabaena. Banyak yang bilang juga itu lebih hemat,” ujar wanita berhijab itu.

Kata dia, pemakaian gas sebagai bahan bagan bakar memasak di dapur jauh ebih hemat dibanding minyak tanah. Empat tahun menjadi pelanggan setia tabung gas 3 kg, Mega merasakan perbedaan mencolok setelah beralih menggunakan gas melon.

Baca Juga

Konsumsi Pertalite di Sulawesi Naik 7 Persen, Pertamina Pastikan Stok Aman

Mulai 1 Juni, Pertamina Turunkan Harga BBM Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo

Pertamina Distribusikan 1.000 Paket Sembako Bersubsidi untuk Warga Kendari

Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kendari

“Hemat. Uangnya bisa dipakai untuk belanja kebutuhan rumah tangga lain. Satu tabung (3Kg) Rp 30 ribu bisa sampai dua minggu. Kalau minyak tanah, satu jeriken harga Rp 50 ribu (5 liter) paling lama satu minggu sudah habis. Memasak cepat. Panci juga bersih tidak ada bekas arangnya,” ulasnya.

Ia bersyukur, meski di daerah terpencil, keberadaan gas melon jauh dari kata langka sebagaimana banyak terjadi di perkotaan. Hanya saja, harganya melambung antara Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per tabung isi ulang. Di pangkalan, isi ulang tabung sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 17.900.

Kata Mega, harga dibanderol tinggi dari HET ini cukup dimaklumi. Pasalnya, tempat ia membeli bukanlah di pangkalan resmi melainkan di kios pengecer.

Lokasi pangkalan penjualan gas elpiji 3 kg yang jauh membuat warga di tempatnya terpaksa membeli gas subsidi di warung kecil. Tentu saja dengan tambahan harga ‘ongkir’ alias ongkos kirim.

Rumah yang ia diami yakni di Desa Rahadopi memang sangat jauh dari agen atau pangkalan resmi pemasok elpiji 3 kg. Di desa itu, masyarakat rerata membeli gas melon di kios-kios kecil. Mereka memperoleh elpiji subsidi dari kecamatan seberang yang letaknya cukup jauh yakni daerah Sikeli Kecamatan Kabaena Barat.

“Pangkalan adanya di Sikeli. Dari sana ke sini (Rahadopi) itu habis ongkos sekitar Rp 200 ribu. Ada pangkalan tapi mesti naik ferry sampai ke sini. Ada juga lewat darat, mobil. Yaah… Wajar kalau agak mahal. Dari pada mesti beli jauh ke sana. Tapi untungnya gas tidak pernah langka di sini,” urainya.

Ia berharap, ke depan harga gas elpiji di daerah terpencil itu bisa merata sesuai HET sebagaimana program BBM satu harga yang kini banyak digalakkan pemerintah.

Alur Distribusi yang Pelik

Arus distribusi gas 3 kg di Kabupaten Bombana sendiri diketahui dihandle PT Cahaya Gas Lestari. Terhitung sejak tahun 2016, perusahaan mitra Pertamina ini telah memasok kebutuhan gas di kabupaten penghasil emas tersebut.

Staff PT Cahaya Gas Lestari, Muhibah mengatakan, pengguna LPG di sana terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahun. Hanya saja, ia tak bisa vulgar merinci besaran angkanya.

Kini perusahaannya tercatat secara kontinu memasok permintaan gas 3 kg pada sekitar 95 pangkalan di Kabupaten Bombana.

Kendati alur distribusi gas 3 kg di sejumlah desa di Bombana terbilang pelik, harga di pangkalan tetap mengacu pada HET. Pangkalan atau agen, kata dia, memang tak dibolehkan menjual di atas harga normal yang telah ditetapkan pemerintah.

Harganya bisa saja naik ketika masyarakat membeli di luar pangkalan alias eceran yang dijajakan di warung.

“Makanya kita menyarankan agar masyarakat membeli gas langsung ke pangkalan resmi agar lebih murah,” kata Muhibah.

Kata dia, seluruh distribusi gas elpiji di Bombana berasal dari Stasiun Pengisian Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) Pertamina di daerah Sambuli Kota Kendari. SPPBE ini adalah satu dari empat stasiun pengisian bahan bakar gas yang ada di Provinsi Sultra.

“Tiap tahun memang terus ada kenaikan pengguna gas di Bombana. Untuk pasokan, kita ambilnya dari CII (Cahaya Internasional Indonesia) di Sambuli. Gas-gas kosong diisi di sana baru dibawa ke Bombana. Ada 95 pangkalan yang dilayani di Bombana. Tiap hari ada truk yang jalan,” ujar Muhibah yang sehari-hari mengontrol arus distribusi gas elpiji 3 kg ke Kabupaten Bombana.

Sekali jalan, truk bisa mengangkut hingga 560 tabung gas 3 kg. Perjalanan dari Kendari ke Bombana bisa ditempuh paling cepat enam jam.

Page 1 of 2
12Next
Tags: BombanaLPGPertaminaSultra
Share4Tweet2SendShare
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pasang Iklan Penasultra

Ikuti Kami :

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Dosen KKN Tematik FP UHO Latih Petani Pasarkan Produk

Next Post

Pelajar SMPN 1 Wiwirano Antusias Ikut Vaksinasi

RelatedPosts

Babinsa Kodim Bombana Inisiasi Perbaikan Jalan-Jembatan Desa di Poleang Utara

26 Mei 2026

OJK Sultra Perkuat Literasi Keuangan di Bombana

5 Mei 2026

Jembatan Rusak di Desa Tanpabulu Bombana Ancam Keselamatan Warga

27 Maret 2026

Gubernur Sultra Tinjau Kesiapan Venue Bombana Sebagai Calon Tuan Rumah Porprov 2026

18 Desember 2025

Dongkrak Ekonomi Bombana, Andi Sumangerukka Salurkan Bantuan Pertanian

18 Desember 2025

HUT ke-22 Bombana, Gubernur Sultra Sebut Momentum Refleksi dan Sinergi Pembangunan

18 Desember 2025
Load More
Next Post

Pelajar SMPN 1 Wiwirano Antusias Ikut Vaksinasi

Discussion about this post

PenaEkobis

PenaEkobis

Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda, OJK dan Bank Sultra Luncurkan “OK BGT” Lewat Live Instagram

by Redaksi Penasultra.id
18 Juni 2026
0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) bersinergi memperkuat literasi...

Read moreDetails

OJK dan TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Percepatan Program Prioritas Inklusi Keuangan

17 Juni 2026

OJK Sultra Ajak Ratusan Pelaku Jasa Keuangan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

15 Juni 2026

Kalla Toyota Boyong Fitur Keselamatan Premium ke Mobil Segmen Menengah

15 Juni 2026

Konsumsi Pertalite di Sulawesi Naik 7 Persen, Pertamina Pastikan Stok Aman

14 Juni 2026

Recommended Articles

SP3 Perkara Dugaan Penggelapan Pajak di Samsat Kolaka Dipraperadilankan

30 Januari 2021

Distributor Sandal Solelab Lagi Promo Beli 2 Gratis 1 hingga Diskon 15 Persen

12 Agustus 2024

BKPSDM Muna Tak Hadiri RDP Polemik CASN yang Belum Kantongi NIP

20 April 2021

Survei BSI: RAPI Unggul Kalahkan Petahana di Pilkada Muna

26 November 2020

Dubes Selandia Baru-Pangkogabwilhan III Bahas Pembebasan Pilot Susi Air

7 Februari 2024
Load More

Populer Minggu Ini

  • 100 Siswa Yayasan Wahdah Islamiyah Baubau Diwisuda, Dua Santri Hafal 30 Juz

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Prof. Zudan: Sistem Merit Jadi Fondasi Pengelolaan 6,7 Juta ASN

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Kalla Toyota Boyong Fitur Keselamatan Premium ke Mobil Segmen Menengah

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Dua Perusahaan Pembiayaan di Kendari Dipolisikan

    211 shares
    Share 84 Tweet 53
  • MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108

    2 shares
    Share 1 Tweet 1
logo penasultra

penasultra.id
PT Pena Sultra Grup
(Penerbit/Pengelola Penasultra.id)
NPWP: 93.591.690.8-811.000

Kontak »

Advetorial

Peluh Prajurit TMMD 125 Jadi Harapan Baru Warga Nekudu Konawe

Evaluasi Pilkada 2024, Cara KPU Sultra Siapkan Strategi Pemilu Lebih Berkualitas

KPU Sultra Resmi Tetapkan Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih 2025-2030

Link Corner

  • Dewan Pers
  • Persatuan Wartawan Indonesia
  • Serikat Media Siber Indonesia
  • Siberindo.co
  • Dinamikasultra.com
  • Triaspolitika.id
  • Metrosultra.id
  • Bikasmedia.com

  • Profil
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Hak Jawab
  • Kontak
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️

error: Maaf tidak bisa.!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Sulawesi Tenggara
    • MetroKendari
    • Daratan Sultra
      • Bombana
      • Kolaka
      • Koltim
      • Kolut
      • Konawe
      • Konsel
      • Konut
    • Sultra Kepulauan
      • Konkep
      • Baubau
      • Buton
      • Buteng
      • Butur
      • Busel
      • Mubar
      • Muna
      • Wakatobi
  • Gaya Hidup
    • PenaEntertain
    • PenaHealth
    • PenaKuliner
    • PenaOto
    • PenaTekno
    • PenaDestinasi
  • Style Pena
    • PodcastPena
    • FigurPena
    • LayarPena
    • LensaPena
    • PenaPembaca
  • News Room
    • PenaNusantara
    • PenaEkobis
    • PenaHukrim
    • PenaSport
    • PenaEdukasi
    • PenaPolitik
    • PenaCelebes
    • PenaMancanegara
  • Advetorial
  • Link Corner
    • Dewan Pers
    • Persatuan Wartawan Indonesia
    • Serikat Media Siber Indonesia
    • Siberindo.co
    • Dinamika Sultra
    • Trias Politika
    • Metrosultra.id
    • Bikasmedia.com
SMSI - Dewan Pers Penasultra.id

Ikuti Kami :

Copyright © 2023 Penasultra.id, Made with ❤️