Sementara pertumbuhan produksi global akan terkendala oleh larangan ekspor bijih nikel Indonesia yang membatasi pengiriman ke China, pengolah terbesar timah.
Fitch juga memperkirakan Indonesia akan menjadi pengekspor produk nikel olahan yang semakin penting karena terus mengembangkan industri nikel yang terintegrasi. Proyek smelter pengolahan Indonesia berkontribusi untuk mempersempit defisit pasar nikel.
Pertumbuhan produksi nikel olahan Indonesia karena kemampuan mengkonversi bijih nikel kelas 2 yang memiliki kadar rendah dikonversi ke kelas 1 kadar tinggi. Nikel kelas 1 inilah yang dijadikan bahan baku dalam pembuatan baterai untuk kendaraan listrik.
Hal ini akan membantu mengurangi hambatan pasokan nikel ke industri baterai yang diperkirakan akan berkembang selama tahun 2022-2026 karena permintaan untuk industri kendaraan listrik melonjak.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post