Menurutnya, setiap botol plastik yang ditukar melalui Plasticpay dapat mengurangi 83 gram emisi CO2. Hasil pengumpulan botol plastik bekas ini, nantinya akan diolah dan melahirkan berbagai macam produk daur ulang yang fungsional, modis, tahan lama dan terjangkau, seperti tas hingga tempat pensil.
“Dengan menukar botol plastik, kita turut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan,” ujar Zelvia.
Menariknya, dalam proses produksi tersebut, Plasticpay juga melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk komunitas disabilitas, untuk memproduksi berbagai produk daur ulang.
“Ini bukan hanya soal pengelolaan sampah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” beber Zelvia.
KPw BI Sultra mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik di sekitar mereka dan menukarkannya melalui fasilitas yang telah disediakan.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post