Pada 2019, sambungnya, BPDASHL Sampara melaksanakan penanaman mangrove seluas 75 Ha di Kabupaten Buton Utara (Butur). Dan 2020 ini sedang melakukan penanaman mangrove seluas 50 ha, yaitu 5 ha di Pulau Wawonii dan 45 ha di pulau Muna.
“Program PKPM 2020 di Sultra dilaksanakan di 11 kabupaten kota yaitu Konawe Selatan, Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Bombana, Muna, Muna Barat, Buton Utara dan Wakatobi dengan luas 1.059 ha yang melibatkan 61 kelompok masyarakat serta menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja,” sebutnya.
Ia berharap, keterlibatan masyarakat yang banyak ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Selain dapat menyerap tenaga kerja, program padat karya ini akan meningkatkan tutupan lahan mangrove sehingga meningkatkan kelestarian lingkungan. Hasil akhir kegiatan padat karya penanaman mangrove saatnya nanti, bisa dinikmati oleh masyarakat berupa hutan mangrove yang bernilai ekologi dan ekonomi,” pungkas Aziz.
Penulis: Basisa
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post