PENASULTRAID, KUALA LUMPUR — Rangkaian kegiatan Konfederasi Jurnalis ASEAN (Confederation of ASEAN Journalists/CAJ) General Assembly 2026 yang berlangsung sejak 26 hingga 30 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, resmi berakhir dengan sukses.
Dalam sidang penutupan, Filipina ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara CAJ berikutnya, melanjutkan estafet kolaborasi antarjurnalis di kawasan Asia Tenggara.
Konferensi tahun ini menjadi salah satu yang paling partisipatif, dengan Indonesia tampil sebagai negara besar yang mengirim delegasi terbanyak. Kehadiran delegasi Indonesia dalam jumlah signifikan mencerminkan peran strategis dan komitmen kuat dalam memperkuat kerja sama media serta solidaritas jurnalis di tingkat regional.
Sejarah mencatat, CAJ didirikan pada 1975 sebagai wadah bersama organisasi wartawan di negara-negara ASEAN. Sejak awal berdirinya, CAJ berperan penting dalam memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme jurnalis, serta mempererat hubungan antarorganisasi media di kawasan yang dinamis ini.
Dalam forum tahun ini, agenda penting yang dibahas mencakup isu-isu strategis seperti kebebasan pers, ancaman disinformasi, tantangan disrupsi teknologi digital, hingga upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis.
Seluruh peserta juga menyepakati Deklarasi Kuala Lumpur sebagai bentuk komitmen bersama menghadapi masa depan jurnalisme yang semakin kompleks.
Pada momentum yang sama, terjadi pergantian kepemimpinan CAJ. Indonesia melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang telah menjabat sebagai Ketua CAJ sejak 2022, secara resmi menyerahkan kepemimpinan kepada Malaysia.
Low Boon Tat dari National Union of Journalists (NUJ) Malaysia ditetapkan sebagai Presiden CAJ yang baru untuk periode selanjutnya. Sementara itu, Malaysia akan didampingi oleh Filipina sebagai Wakil Presiden CAJ.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris CAJ, Ahmed Kurnia, dalam pernyataannya pada sesi penutupan. Delegasi Indonesia dalam forum ini dipimpin oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, bersama sejumlah tokoh dan pengurus PWI, yakni Ahmed Kurnia, Agus Sudibyo, Irfan Junaidi, Yono Hartono, Musrifah, Sumber Rajasa Ginting, Kadirah, Herlina, Dar Edi Yoga, serta Mercys Charles Loho.
Dalam suasana penutupan yang penuh apresiasi, para peserta juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden CAJ sebelumnya, Atal S Depari, atas dedikasi dan kepemimpinannya selama masa jabatan.


Discussion about this post