Tak hanya itu, Amirul menyebut, kondisi hinterland (daerah penyangga) Kota Baubau agar dioptimalkan fungsinya, baik sebagai kawasan pertahanan keamanan maupun kawasan pergudangan.
Aksesibilitas juga menjadi poin krusial termasuk percepatan pembangunan jalan lingkar strategis yang menghubungkan Baubau dengan wilayah sekitar, seperti Buton Selatan.
”Akses-akses harus dibuka. Jika kita salah dalam meletakkan dasar pembangunan dan tata ruang hari ini, maka harganya akan dibayar mahal oleh generasi mendatang,” imbuhnya.
Untuk itu, Amirul mendorong Pemkot Baubau untuk mengambil langkah strategis dalam memperkuat sektor transportasi udara guna menghubungkan Baubau secara lebih efisien dengan daerah-daerah lain di Indonesia, demi mendukung posisi tawar kota sebagai pusat pertumbuhan di kawasan tersebut.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post