PENASULTRAID, BAUBAU – Aksi empat warga Kota Baubau yang hendak mengambil paket narkoba jenis sabu berakhir apes. Mereka diamankan personel Yonif TP 823/Raja Wakaaka saat patroli malam di sekitar areal kantor perwakilan Yonif TP 823/Raja Wakaaka, akhir pekan lalu Sabtu 3 Januari 2026.
Keempat warga tersebut ditangkap saat berupaya mengambil paket sabu yang diduga sengaja ditempel pengedar di belakang Mushola PDAM Baubau, lokasi yang berdekatan dengan kantor perwakilan Yonif TP 823/Raja Wakaaka.
Komandan Batalion Yonif TP 823/Raja Wakaaka, Letkol Infanteri Arkham Hidayat melalui Pasi Intel Yonif TP 823/Raja Wakaaka, Letda Infanteri Syamsul Alam menjelaskan bahwa penangkapan bermula saat personel melaksanakan patroli rutin sekitar pukul 22.00 Wita di areal kantor perwakilan Yonif TP 823/Raja Wakaaka (Bekas RSUD Baubau).
“Saat patroli, anggota melihat dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan di belakang mushola kantor PDAM Baubau,” jelas Letda Syamsul Alam.
Mencurigai aktivitas tersebut, personel kemudian melaporkan ke pimpinan dan melakukan pengintaian. Hasil pemantauan menunjukkan kedua orang itu sedang mencari paket narkoba jenis sabu yang ditinggalkan pengedar.
Kedua pelaku langsung diamankan. Dari hasil pemeriksaan terbatas, personel memperoleh informasi bahwa masih ada dua orang lain yang juga akan mengambil paket serupa di sekitar lokasi. Pengintaian kembali dilakukan hingga akhirnya dua orang tambahan berhasil diamankan.
“Total empat orang berhasil diamankan dengan barang bukti tiga paket sabu yang dikemas dalam pipet plastik,” ungkapnya.
Dugaan sementara, masing-masing paket sabu tersebut memiliki berat sekitar 0,45 gram atau dikenal dengan sebutan paket 45. Selain itu, petugas juga mengamankan lima unit telepon seluler yang diduga digunakan para pelaku untuk berkomunikasi dengan terduga pengedar.
Selanjutnya, keempat terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada Satnarkoba Polres Baubau dan BNN Baubau untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Discussion about this post