“Angka ini masuk dalam kategori sangat baik, bahkan melampaui indeks nasional yang berada di level 77,74. Capaian Sultra ini merupakan yang tertinggi untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua atau Sulampua. Prestasi ini harus terus kita pertahankan melalui edukasi langsung ke masyarakat kepulauan,” ujar Edwin.
Mengingat Wakatobi merupakan kawasan Cagar Biosfer Dunia UNESCO dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas, ekspedisi ini juga membawa misi sosial. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Dinas Kesehatan, serta Puskesmas setempat, BI menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan sunatan massal bagi warga.
Tak hanya itu, para pelajar di kepulauan tersebut berkesempatan merasakan Open Ship Experience di atas KRI Pulau Rimau 724 untuk memupuk rasa bangga terhadap tanah air dan mengenal peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim.
“Sinergi antara Bank Indonesia, TNI AL, dan Pemerintah Daerah adalah kunci. Kami berharap langkah ini dapat memperkuat kedaulatan ekonomi sekaligus menjaga keutuhan NKRI, baik dari sisi pertahanan maupun dari sisi kehadiran Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran sah di Indonesia,” Edwin memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post