PENASULTRA.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penyediaan uang rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu wilayah strategis dalam misi kali ini. Kick-off ERB di Sultra secara resmi ditandai dengan keberangkatan KRI Pulau Rimau 724 dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Kendari.
Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Novyanto mengatakan, pelepasan ERB di Sultra akan berlangsung selama beberapa hari dengan fokus wilayah di Kepulauan Wakatobi hingga Pulau Runduma.
“Misi ini bertujuan untuk melakukan pengedaran uang dan memfasilitasi masyarakat menukar uang tidak layak edar agar kualitas uang yang beredar di masyarakat tetap terjaga. Ini adalah salah satu bentuk menjaga keamanan negara yang didukung penuh oleh awak kapal,” kata Novyanto.
Selain layanan kas keliling, ekspedisi ini juga membawa misi kemanusiaan berupa bakti sosial, penyaluran sembako, hingga perbaikan fasilitas publik.
Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana menegaskan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini. Pihaknya memfasilitasi operasional dengan mengerahkan satu KRI yang melibatkan 60 kru kapal untuk mendampingi 15 personel dari BI.


Discussion about this post