“Kegiatan berlangsung pada 5-11 Mei 2026. Puncaknya pada 10 Mei akan diadakan bakti sosial dan panggung prajurit sebagai sarana bersinergi dengan masyarakat. Ada pesan bahwa pemerintah dan TNI AL hadir untuk rakyat,” ujar Kolonel Dedi.
Ditempat yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sultra, Mujahidin mengapresiasi sinergi antara Lanal Kendari, Pemda, dan Bank Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bukti komitmen dalam menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.
“Rupiah bukan sekadar alat tukar, melainkan identitas bangsa yang menyatukan kita. Sultra yang didominasi wilayah perairan mulai dari Wangi-Wangi, Kaledupa, Binongko, hingga Runduma memiliki tantangan geografis tersendiri. Namun, cuaca dan ombak tidak boleh mengendurkan semangat untuk mendistribusikan uang layak edar hingga ke pelosok,” beber Mujahidin.
Melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBPR), ekspedisi ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat di wilayah terpencil mendapatkan akses keuangan yang layak sekaligus menopang peningkatan kesejahteraan ekonomi daerah.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post