Ia mengatakan, peran semua pihak dalam mendorong pemulihan industri pariwisata dangat penting.
“Yaitu bagaimana penyaluran kredit perbankan di sektor pariwisata, dan terkait bagaimana kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam membuat peta jalan baru atau road map tentang perkembangan pariwisata,” Hugua menambahkan.
Hugua menyarankan agar pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan relaksasi bagi para pelaku usaha di industri pariwisata.
“Selama tahun 2019 sampai 2022 itu masa pandemi, sehingga dibutuhkan kebijakan relaksasi baik dalam bentuk insentif, keringanan berbentuk cicilan, dan sebagainya,” Hugua memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post