Para narasumber menekankan pentingnya tata kelola yang kuat, kepemimpinan berbasis kompetensi, serta peran manusia sebagai fondasi utama perusahaan dalam menghadapi transformasi yang berkelanjutan.
Dalam pandangan Zainal Hadi HAS HB, fondasi utama perusahaan adalah sumber daya manusia, bukan aset atau fasilitas besar.
“Memiliki aset atau fasilitas besar bukan jaminan keberhasilan. Fondasi utama kita adalah people. Dalam situasi yang tidak mudah, justru di situlah kita diuji untuk menjadi tim yang solid dan terus bertumbuh,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Hasnur Group menggelar syukuran milad Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari, sekaligus meluncurkan Whistle Blowing System (WBS) dan Knowledge & Innovation Management System.
WBS menjadi kanal resmi perusahaan untuk menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran secara independen dan rahasia, sekaligus melindungi pelapor dari segala bentuk tindakan balasan. Peluncuran sistem ini menegaskan komitmen Hasnur Group terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), integritas, dan transparansi.
Seiring dengan penguatan tata kelola, Hasnur Group juga memperkenalkan Knowledge & Innovation Management System sebagai platform pengelolaan pengetahuan dan pengembangan inovasi di seluruh entitas.
Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 400 insan Hasnur Group dari berbagai entitas ini sekaligus menjadi momentum pengenalan program Culture Activation, termasuk pembentukan taskforce intervensi budaya dan culture agent sebagai penggerak internalisasi nilai perusahaan.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan Top Learner Ruang Kerja kepada enam karyawan dalam dua kategori, yakni Mandatory Courses Completion Award dan Self-Enrolled Courses Completion Award, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pembelajaran dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post