Di dalam stan, masyarakat juga diberi edukasi langsung melalui contoh bahan galian nikel untuk memberikan gambaran nyata proses hilirisasi yang sedang dikembangkan.
Partisipasi dalam perayaan tingkat provinsi ini merupakan yang pertama bagi PT Vale. Perusahaan berharap sosialisasi ini membuat masyarakat memahami rencana jangka panjang PT Vale membangun industri nikel berkelanjutan di Kecamatan Pomalaa.
Kesan mendalam dirasakan pengunjung, termasuk Ridwan, mahasiswa yang pernah praktik kerja lapangan (PKL) di site Pomalaa. Ia memuji kerapian stan dan memberikan kesaksian soal disiplin tinggi PT Vale terhadap keselamatan kerja.
“Stannya sangat bagus, bintang lima. Pengalaman saya PKL tahun lalu, PT Vale sangat memperhatikan mahasiswa dan sangat tegas soal budaya safety first,” kenangnya.
Penerapan standar keselamatan yang ketat dan bimbingan bagi generasi muda menjadi bagian dari tata kelola perusahaan berstandar internasional. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap SDM yang terlibat dalam ekosistem PT Vale memiliki kompetensi dan kesadaran lingkungan yang mumpuni.
Melalui partisipasi aktif di HUT Sultra ke-62, PT Vale Indonesia berkomitmen terus menjadi mitra utama pembangunan provinsi.
Meski proyek Pomalaa masih tahap konstruksi, perusahaan bertekad meningkatkan kontribusi ekonomi dan memperluas manfaat pemberdayaan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara di masa depan.
Penulis: Ode
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post