“Dari menjadi Rp1 juta menajdi Rp1,5 juta setiap bulan, yang bersumber dari dana BOS,” bebernya.
Ia optimis, dengan pembenahan yang dilakukannya, SMAN 2 yang telah menyandang sekolah model sejak 2017 ini dapat meraih status akreditasi A.
“Dengan upaya pembenahan ini, dalam jangka satu tahun ke depan, SMAN 2 dapat menghasilkan anak didik yang berkualitas dan kompetitif dalam ilmu pengetahuan. Sehingga hal ini bisa menjadi daya tarik bagi banyak calon siswa untuk bersekolah di sekolah ini setiap tahun ajaran baru,” tutup Hasanuddin.
Untuk diketahui, penilaian untuk akreditasi sekolah bakal dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sultra pada 12 April 2020 mendatang.
Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post