Puncak Perayaan Harganas Ke 29 mengusung Tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Perhelatan ini akan digelar secara hybrid, dan diikuti sekitar 105 ribu orang baik langsung maupun daring.
Berdasarkan rundown acara, Presiden Joko Widodo direncanakan akan mengunjungi dua tempat, yakni Kecamatan Belawan dan Lapangan Merdeka Kota Medan yang menjadi lokasi puncak Harganas.
Setibanya di Kota Medan, Presiden terlebih dahulu akan mengunjungi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Jalan Brigjen Katamso No.51 Kota Medan. Setelah itu mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung menuju lokasi yang menjadi Puncak Perayaan Harganas Ke 29 di Lapangan Merdeka.
Di lokasi ini, Presiden akan disambut dengan tarian lokal “Semarak Indonesiaku” dari Kampung KB binaan Dinas Kebudayaan Kota Medan, dilanjutkan dengan pemberian pakaian adat etnis Sumatera Utara kepada Presiden dan Ibu Negara oleh Walikota Medan Bobby Nasution.
Agenda selanjutnya, Presiden meletakkan batu pertama Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.
Di Lapangan Merdeka, tim penyelanggara Harganas telah mempersiapkan sejumlah stan pameran tentang inovasi Program Percepatan Penurunan Stunting.
Presiden diagendakan mengunjungi stan Bapak Asuh Anak Stunting Gotong Royong, stan Pembangunan Keluarga, stan Peran Generasi Remaja dalam Penurunan Stunting, stan Peran Pembangunan dan PKK Kota Medan, dan stan Program Pembangunan di Provinsi Sumatera Utara, serta stan Pelayanan Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi.
Usai Presiden mengunjungi sejumlah booth tersebut, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.Og (K) akan memberikan laporan terkait pencapaian yang sudah diraih BKKBN.
Hasto juga akan menyerahkan penghargaan United Nation Population Award (UNPA) 2022 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang beberapa waktu lalu diraih BKKBN kepada Presiden Joko Widodo.
Selanjutnya, Presiden akan memberikan arahan melalui sambutannya serta berdialog dengan masyarakat Medan dan pemerintah daerah secara luring dan daring.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post