Tentu saja dengan melihat potensi besar SDA dan SDM negeri muslim Kazakhstan, negara-negara ini masuk dengan ketat mengejar tujuan ekonominya, SDA yang terbesar di berbagai wilayah mulai dari tembaga, timbal, seng, perak, fungsten, timah, kromit, nikel, kobalt, titanium, mangan, emas dan sebagainya dan dikenal dengan negara kaya akan minyak dan gas (migas).
Kekayaan dan potensi inilah yang menjadi komoditas ekspor utama Kazakhstan, maka jika negeri ini bergejolak berimbas pada eksistensi ekploitasi negara adidaya tersebut di Kazakhstan.
Oleh karena itu tawaran intervensi dari negara kapitalisme ini hanya untuk menyelamatkan sumber kekayaan mereka di negara jarahan mereka. Seharusnya kaum Muslimin terutama di wilayah Kazakhstan menyadari sesungguhnya apa yang terjadi pada negeri-negeri muslim saat ini termasuk negeri muslim Kazakhstan hanya akan jatuh pada krisis lanjutan bila menuruti rekomendasi asing. Karena demikian adalah cara yang paling berbahaya terhadap eksistensi negeri-negeri Islam dan telah membuat umat menderita akibat bencana yang ditimbulkannya yang merupakan jalan untuk menjajah suatu negara.
Seharusnya tak cukup melakukan aksi demonstrasi semata, sebab bagaimanapun demonstrasi mereka tidak membuahkan hasil, sebab kuatnya cengkraman rezim otoriter. Dengan begitu sudah sepatutnya merangkul Islam sebagai solusi dan mengimplementasikannya secara kaffah sebab Islam memiliki karakter yang khas.
Bukan sekedar agama melainkan ideologi yakni sistem kehidupan, oleh karenanya jika kaum muslimin mengambil rekomendasi Islam sebagai ideologi bisa dipastikan kekuasaan kapitalisme beserta para pemimpin boneka mereka akan berakhir. Sebab ideologi Islam, menjadikan institusi negara yang disebut khilafah sebagai pelayan dan pelindung kaum muslimin sekaligus, seperti hadist Rasulullah “,Imam (Khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya” (HR al-Bukhari).
Inilah bentuk penjagaan harta umat dalam khilafah agar tidak dieksploitasi oleh negara kapitalis. Selain itu kehidupan masyarkat akan lebih baik. Karena penerapan syariah dan pelaksanaannya menjadi problem solving pada seluruh aspek permasalahan.
Wallahu a’lam Bisshowab.(***)
Penulis: Freelance Writer
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post