Dilansir dari laman kumparan.com, musim umrah 1444 Hijriah telah dimulai pada 1 Muharam atau 30 Juli 2022. Banyak perubahan dilakukan untuk menyambutnya, termasuk melepas barrier atau pagar penghalang/pembatas yang sejak 2,5 tahun lalu mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.
Pagar pembatas itu dipasang begitu pandemi Covid-19 meledak pada awal tahun 2020. Tujuannya, agar jemaah tidak menyentuh, mencium, memeluk Ka’bah dan juga mencium Hajar Aswad. Hal itu sebagai bagian dari protokol pencegahan Covid-19.
Setelah 2,5 tahun dan pandemi berhasil dikendalikan, pada Selasa, 2 Agustus 2022 malam waktu Arab Saudi, Syeikh As-Sudais sebagai kepala pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memerintahkan agar barrier dilepas. Tak ada lagi penghalang antara jemaah dan Ka’bah seperti masa sebelum pandemi.
Kini, jemaah umrah yang sedang menunaikan tawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah 7 kali berlawanan arah jarum jam, bisa menyentuh, mencium, dan memeluk Ka’bah. Jemaah juga diizinkan mencium Hajar Aswad, batu hitam dari surga.
Mereka juga bisa menunaikan shalat di dalam Hijir Ismail. Hijir Ismail adalah sebuah tempat sebelah utara bangunan Ka’bah, berbentuk setengah lingkaran, dibangun oleh Nabi Ismail AS. Ini merupakan tempat mustajab untuk berdoa.
Jemaah dengan rasa haru berebutan mendekati Ka’bah untuk melepaskan rasa rindu pada Baitullah.
Akhirnya, semoga cerita singkat ini ada hikmahnya bagi calon jemaah umrah maupun calon haji yang akan datang. Tentu menjadikan kisah ini sebagai pelajaran dan bertemanlah dengan orang berpengalaman. Semoga bermanfaat.(***)
Penulis adalah wartawan senior dan mantan Pemimpin Redaksi media cetak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post