Sebagai langkah akselerasi perbaikan di tahun 2026, TPK Kupang akan mengoptimalkan standardisasi operasional dan digitalisasi melalui implementasi penuh Terminal Operating System (TOS) Nusantara dengan modul PARAMA dan PRAYA.
Sistem ini memungkinkan sinkronisasi data kapal dan barang secara real-time sehingga mampu memangkas waktu tunggu barang di pelabuhan (dwelling time) secara signifikan.
Selain penguatan sistem digital, TPK Kupang juga memfokuskan peningkatan kinerja melalui penerapan Planning and Control (P&C) serta modernisasi dan peremajaan peralatan bongkar muat, khususnya pada unit Rubber Tyred Gantry (RTG).
“Modernisasi dan peningkatan keandalan alat menjadi bagian penting dari akselerasi tahun 2026. Kami menargetkan kesiapan dan kesehatan alat mencapai 100% agar performa BSH dan BCH dapat kembali ke level optimal,” ujar Andhik.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, TPK Kupang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan serta mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post