Untuk menjaga kelancaran pasokan energi kepada masyarakat, kebutuhan BBM sementara dialihkan ke SPBU terdekat, yaitu SPBU 75.939.01 (±2 km), dan SPBU 75.939.02 (±3,8 km).
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menegaskan, setiap insiden operasional menjadi perhatian serius perusahaan.
“Standar keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional SPBU. Proses investigasi dilakukan secara komprehensif untuk memastikan penyebab kejadian teridentifikasi dengan jelas dan langkah pencegahan dapat diperkuat. Transparansi dan kecepatan penanganan menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh prosedur keselamatan, investigasi, serta pemulihan fasilitas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum SPBU kembali melayani masyarakat.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post