Total belanja negara 2021 akan mencapai Rp.2.750 triliun, dimana Rp.1.032 triliun telah dialokasikan pada 87 kementerian/lembaga. Sedangkan TKDD 2021 dialokasikan sebesar Rp.795,5 triliun dengan kebijakan untuk meningkatkan kualitas hasil dan kualitas kontrol.
Pemerintah RI menjanjikan, bahwa 2021 penganggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) akan berbasis hasil, sebagai upaya pemerintah melakukan reformasi penganggaran.
“Mulai 2021, dilaksanakan reformasi penganggaran K/L dengan penganggaran berbasis hasil,” tambah Sri Mulyani.
Reformasi penganggaran yang dilakukan K/L bisa menghasilkan perbaikan dengan meningkatnya integrasi konvergensi kegiatan pembangunan antar kementerian dan lembaga, sekaligus pula bisa melakukan pengurangan duplikasi kegiatan antara kementerian dan lembaga, serta harus melakukan penajaman rumusan program.
Editor: Basisa
Discussion about this post