Dalam berbicara ia menggunakan volume yang rendah, nyaris tidak terdengar. Ketika crew TV merekam dia saat wawancara seusai HPN, cameramen beberapa kali memberi aba-aba supaya Dewi bicara lebih keras.
Meskipun dengan suara lembut, Plt Bupati H. Syah Afandin menangkap apa yang dia sampaikan. Dewi dan timnya beruntung ditawari Syah Afandin berkunjung ke tempat-tempat wisata unggulan Langkat. Syah Afandin ingin kawasan wisatanya dikenal dunia.
Kehadirannya di bakti sosial HPN, dia sebagai General Manager CSR pada PT Surya Citra Media Tbk (SCM group) dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Indosiar SCTV. Dia membawa bantuan 500 paket pangan untuk mencegah stunting yang ditandai pertumbuhan badan dan kecerdasan tidak normal.
Pengabdiannya di bidang CSR selama beberapa tahun terakhir ini memberinya kesempatan untuk melihat dan memaknai Indonesia yang luas dan beragam. Dia kunjungi seluruh wilayah Indonesia untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Ini yang membuat dia selalu tertarik membagikan pengalamannya yang luas pada generasi muda perkotaan yang menurut dia, dipengaruhi kehidupan mall dan dunia digital yang menghanyutkan,” kata Kenia, yang menemani perjalanan sosialnya.
Dalam dedikasinya di bidang sosial, Dewi pada tahun 2018 dan 2019 menyelenggarakan Young Navy Social Adventure. Dia juga mengatur pelaksanaan operasi katarak, bibir sumbing dan pengobatan massal gratis di berbagai daerah, baik bekerja sama dengan panitia Hari Pers Nasional, maupun program CSR SCM sendiri.
“Kami sudah lama ya bekerja sama dalam kegiatan bakti sosial HPN. Mudah-mudahan kerja sama kita berlanjut dengan HPN dan PWI Peduli,” kata Dewi sambil tersenyum.
Relawan sosial yang sarjana ekonomi lulusan STIE Perbanas (1997) dan Magister Manajemen Prasetya Mulya Business School (2012) ini, mengawali kariernya sebagai aktivis sosial ketika Dewi menjadi staf Accounting dan
News Anchor berita Fokus di Indosiar.
Dia kemudian dipercaya menjadi investor relations. Sekarang dia menjadi General Manager CSR di perusahaan yang sama.
Eh tapi jangan salah, perempuan kelahiran Sofia, Bulgaria ini juga tercatat sebagai dosen di Akademi Televisi Indonesia.
Penulis merupakan wartawan senior dan Ketua PWI Peduli Pusat
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post