“Saya juga amaze, ternyata di Kendari bisa menghadirkan pameran seperti ini,” katanya.
Tidak hanya pada saat pelaksanaan, dukungan ANTAM juga ditunjukkan sejak tahap persiapan. General Manager PT ANTAM (Persero) UBPN Konawe Utara, Eko Aditya turut hadir dalam proses persiapan, termasuk dalam pembuatan instalasi seni dan penataan pameran sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan ini.
Melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung kolaborasi dan menghidupkan kembali komunitas seni di Sulawesi Tenggara, ANTAM percaya bahwa penguatan kreativitas masyarakat dapat menjadi salah satu pendorong pembangunan berkelanjutan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap lingkungan dan komunitas, termasuk melalui berbagai inisiatif seperti kampanye penggunaan energi terbarukan yang ada di wilayah operasional,” kata CSR & ER Bureau Head, Fachrul Mujahid.
Puncak acara ditandai dengan prosesi melukis di atas kanvas sebagai simbol pembukaan pameran. Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat, terlihat dari antusiasme pengunjung dan interaksi di media sosial.
Panitia Osara Seni pun menyampaikan terima kasih kepada PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara atas dukungan sebagai sponsor utama yang turut berkontribusi terhadap kelancaran kegiatan.
Ke depan, panitia berharap Osara Seni dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar serta mendorong lahirnya ruang-ruang seni yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Osara Seni “Rongai-Siggi” menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan dunia industri mampu menghadirkan ruang kreatif yang berdampak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post