Pemkab Kolaka berharap kolaborasi dengan dunia usaha, khususnya perusahaan yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), dapat mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak di Kolaka.
Sementara itu, External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Febriyanto Raharjo mengungkapkan bahwa pada 2024 lalu, perusahaan telah menggelontorkan anggaran CSR sebesar Rp500 juta untuk program ini.
Saat itu, bantuan difokuskan pada pemenuhan konsumsi dan nutrisi bagi masyarakat berisiko.
”Tahun 2024 lalu kami bergerak cepat melakukan manuver melalui bantuan konsumsi bersama Dinas BKKBN. Untuk tahun 2026 ini, kami kembali menyusun program berdasarkan data terbaru,” jelas Febriyanto.
Febriyanto menegaskan bahwa PT Vale siap menyesuaikan bentuk kontribusi sesuai dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Apabila Pemda Kolaka kini mengalihkan fokus dari bantuan sembako ke arah perbaikan infrastruktur seperti sanitasi, perusahaan berkomitmen untuk mengikuti arahan tersebut.
Febriyanto berharap agar langkah PT Vale dapat memicu semangat kompetisi positif bagi perusahaan besar lainnya yang beroperasi di wilayah Kolaka.
Penulis: Ode
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post