PENASULTRA.ID, KENDARI – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kota Kendari meluncurkan program PKK Kasoami pada Rabu 15 April 2026.
Inisiatif ini menempatkan perempuan, khususnya ibu rumah tangga sebagai aktor utama dalam menekan laju inflasi melalui penguatan ketahanan ekonomi keluarga.
Kepala KPw BI Sultra, Edwin Permadi mengatakan, Kasoami merupakan akronim dari Keluarga Adaptif, Sehat, Optimal Mengendalikan Inflasi. Program ini dirancang sebagai strategi pengendalian harga yang dimulai dari unit terkecil masyarakat.
“Program Kasoami melibatkan 11 PKK kecamatan di Kota Kendari dengan fokus pada transformasi pola konsumsi dan perilaku belanja masyarakat,” kata Edwin.
Menurutnya, melalui program ini, keluarga didorong untuk menerapkan prinsip belanja bijak serta mendiversifikasi konsumsi pangan. Peran ibu rumah tangga sangat krusial karena mereka adalah pengambil keputusan utama dalam pengaturan kebutuhan pangan harian.
“Dengan pola belanja yang lebih tertata, tekanan harga komoditas di pasar diharapkan dapat lebih terkendali,” ujar Edwin.
Senada, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, pemilihan nama “Kasoami” memiliki filosofi mendalam. Selain identik dengan pangan lokal, nama tersebut menjadi simbol ketahanan keluarga dalam menghadapi fluktuasi ekonomi.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh kader PKK dan perempuan di Kendari: jadikan rumah tangga sebagai garda terdepan dalam pengendalian inflasi,” tutur Siska.


Discussion about this post