PENASULTRAID, BUTON TENGAH – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan.
Upaya tersebut dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur sekolah sekaligus memberikan dukungan langsung kepada siswa.
Komitmen itu disampaikan saat kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan di Kabupaten Buton Tengah pada Sabtu 14 Maret 2026, ketika Andi Sumangerukka meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi serta mendorong revitalisasi sejumlah sekolah di daerah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Andi Sumangerukka melihat langsung progres pengembangan kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang sedang dibangun.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, modern, serta mendukung pengembangan karakter dan kompetensi siswa.
Menurut Andi Sumangerukka, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan daerah. Karena itu, ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Melalui revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat ini, kami ingin memastikan anak-anak kita memperoleh fasilitas pendidikan yang baik dan setara dengan daerah lain,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Sultra mengalokasikan anggaran revitalisasi sejumlah SMA di Kabupaten Buton Tengah pada tahun anggaran 2026.
Anggaran tersebut masing-masing untuk SMA 2 Mawasangka sebesar Rp1,2 miliar, SMA 3 Mawasangka Rp1,3 miliar, SMA 2 Mawasangka Tengah Rp1,1 miliar, SMA 1 Sangia Wambulu Rp1,1 miliar, SMA 2 Lakudo Rp738 juta, serta SMA 3 Gu sebesar Rp86 juta.


Discussion about this post