Senada, Perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Samsinar menyambut positif kehadiran AirAsia. Menurutnya, pariwisata dan konektivitas transportasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
“Kekuatan pariwisata ada pada transportasi. Sejak 2023 hingga 2025, pertumbuhan perjalanan wisata di Sultra terus meningkat, dari 11 juta pada 2023 menjadi 13,2 juta pada 2025,” jelas Samsinar.
Data internal AirAsia menunjukkan potensi pasar yang besar bagi Indonesia. Sepanjang tahun 2025, AirAsia Group telah menerbangkan lebih dari 1,9 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Wisatawan asal Malaysia mendominasi dengan 41 persen, diikuti Australia 11 persen, Tiongkok 8 persen, India 6 persen, dan Singapura 4 persen.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Rajulan mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya mendukung fasilitas penerbangan, termasuk rencana perpanjangan runway Bandara Haluoleo dari 2.500 meter menjadi 3.100 meter.
“Masuknya AirAsia dengan branding yang kuat dan harga terjangkau menjadi tanda bahwa Sultra siap berkembang lebih jauh. Transportasi adalah urat nadi pertumbuhan ekonomi,” tutur Rajulan.
Untuk diketahui, saat ini, AirAsia memiliki total 311 rute di seluruh dunia, dengan 39 rute di antaranya masuk ke wilayah Indonesia. Secara global, maskapai ini telah melayani lebih dari 70 juta penumpang sepanjang 2025.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post