“Pelaksanaan sales mission di Busan dan Gwangju menghasilkan potensi kunjungan wisatawan sebanyak 3.470 orang dengan estimasi potensi devisa sekitar Rp9,4 miliar. Capaian ini menunjukkan tingginya minat pasar Korea Selatan terhadap destinasi dan produk pariwisata Indonesia,” kata Made.
Selain kegiatan sales mission, Kementerian Pariwisata yang diwakili Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Gwangju Metropolitan City Tourism Association (GMCTA) di Gwangju.
Kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi promosi dan pemasaran pariwisata kedua belah pihak melalui penyelenggaraan kegiatan bisnis (business-to-business/B2B), seminar, travel mart, serta pertukaran informasi mengenai perkembangan pasar dan industri pariwisata.
Melalui penguatan kemitraan internasional dan kolaborasi dengan pelaku industri, Kementerian Pariwisata optimistis dapat memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing destinasi Indonesia di pasar Korea Selatan sehingga mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan berkualitas yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post