Rosan menekankan bahwa industri yang kuat adalah industri yang mampu bertumbuh bersama lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menjaga keselarasan dari segi bisnis itu sendiri, baik dari aspek ESG maupun dari sisi masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, investasi yang masuk dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi daerah dan masyarakat,” tambahnya.
Selain mengunjungi nursery, rombongan menuju jetty yang menjadi salah satu infrastruktur strategis penunjang operasional proyek. Rombongan juga berkesempatan melihat secara langsung aktivitas penambangan PT Vale dari udara.
Dari pengamatan tersebut, terlihat bagaimana kegiatan produksi dijalankan bersamaan dengan penerapan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab, mulai dari pengelolaan area tambang hingga upaya pemulihan dan perlindungan lingkungan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung agenda hilirisasi nasional yang tidak hanya menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi juga memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Apresiasi terhadap proyek PT Vale di Morowali juga disampaikan secara terpisah oleh Komisaris Utama PT Vale Indonesia, Fauzambi Syahrul Multhazar.
Menurutnya, proyek ini menunjukkan kesiapan yang matang, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan, serta selaras dengan arah kebijakan hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.
“Saya menilai proyek ini dipersiapkan dengan baik, direncanakan dengan baik, dan akan dieksekusi dengan baik. Tentunya, proyek ini juga berjalan seiring dengan arah hilirisasi pemerintah. Morowali, menurut saya, menjadi pilot project yang baik,” ujarnya.
Bagi PT Vale, hilirisasi bukan semata membangun industri pengolahan mineral, melainkan juga membangun warisan pembangunan yang mampu memberikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post