PENASULTRAID, KONAWE SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Pendidikan Kader Pertama (PKP) sebagai jenjang awal sistem pengkaderan bagi simpatisan dan anggota baru, baik dari unsur struktural maupun non-struktural.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Kaderisasi Nasional melalui Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) ini akan berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026 di Gedung/Aula Mandara BLK Konawe Selatan.
PKP menjadi fondasi pembentukan kader loyalis yang berkomitmen terhadap ideologi partai, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta seluruh peraturan organisasi yang ditetapkan oleh DPP PKB.
Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani sekaligus anggota DPR-RI, yang juga bertindak sebagai instruktur nasional, dijadwalkan membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Dalam keterangannya, Jaelani menegaskan bahwa PKP merupakan sistem kaderisasi yang terstruktur dan berjenjang guna memastikan soliditas organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Kader loyalis adalah fondasi kekuatan partai. Melalui Pendidikan Kader Pertama, kami ingin memastikan setiap anggota memahami ideologi, arah kebijakan baru PKB, serta taat terhadap AD/ART dan keputusan organisasi. Ini adalah proses pembentukan karakter dan militansi kader,” tegas Jaelani.
Adapun target utama PKP ini adalah memastikan setiap kecamatan dan desa di Konawe Selatan memiliki kader loyalis yang siap didistribusikan menjadi pengurus di berbagai tingkatan, mulai dari DPC, DPAC, hingga DPRt, termasuk memperkuat badan otonom (Banom).
Instruktur nasional lainnya, Kiki Suryanti menyampaikan bahwa materi yang diberikan akan berfokus pada penguatan ideologi dan arah baru kebijakan PKB.
“PKP bukan sekadar pelatihan formal, tetapi ruang pembentukan kader ideologis. Peserta akan digodok secara intensif selama satu hari penuh agar memiliki pemahaman yang utuh tentang visi perjuangan PKB,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Konsel, Marwan yang juga bertindak sebagai instruktur tingkat provinsi, menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan partai melalui kaderisasi sistematis.


Discussion about this post