“Ini menunjukkan bahwa praktik hidup berkelanjutan semakin relevan karena tidak hanya didorong oleh kesadaran, tetapi juga oleh nilai dan kepuasan individu,” simpul Hasna.
Namun, transisi ini bukan tanpa tantangan. Bagi sebagian kecil responden yang belum atau tidak tertarik mempraktikkan sustainable living, kendala ekonomi menjadi hambatan terbesar (38%).
Selain itu, minimnya informasi mengenai cara memulai serta fasilitas publik yang belum memadai, seperti keterbatasan tempat sampah pilah dan akses transportasi umum; menjadi dua faktor penghambat yang dirasakan oleh 30% responden.
Respons Masyarakat Terhadap Kenaikan Harga Plastik
Momentum gaya hidup berkelanjutan ini semakin menguat seiring dengan kenaikan harga plastik sejak April 2026. Plastik sekali pakai, khususnya kantong plastik, kini tidak lagi sekadar limbah, melainkan beban biaya nyata bagi konsumen.
Temuan Jakpat menunjukkan bahwa 9 dari 10 pengguna plastik merasakan dampak tersebut, terutama pada kenaikan harga kantong plastik (61%). Efek lain, kebijakan kantong plastik berbayar (53%) hingga ketiadaan penyediaan kantong plastik di pusat perbelanjaan (42%), kian mempertegas urgensi perubahan perilaku.
Kondisi tersebut memicu gelombang niat untuk mengurangi penggunaan plastik melalui berbagai strategi mandiri. Cara yang paling diminati adalah membawa tas belanja sendiri (71%), disusul dengan kebiasaan membawa wadah mandiri (57%) serta perlengkapan makan dan botol minum pribadi (48%).
Masyarakat juga mulai mengeksplorasi alternatif non-plastik seperti penggunaan kardus atau daun (40%), hingga langkah hemat dengan menggunakan kembali plastik yang sudah ada (37%) demi memperpanjang masa pakai material tersebut.
“Menariknya, tekanan seperti kenaikan harga justru mempercepat terbentuknya kebiasaan baru. Ketika penggunaan plastik tidak lagi semudah sebelumnya, konsumen mulai beradaptasi, dan dari situ perlahan terbentuk pola perilaku yang lebih berkelanjutan sebagai bagian dari keseharian,” terang Hasna.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post