Olehnya itu, pihaknya akan melakukan langkah hukum dengan melaporkan pelaku pembakaran ke Polda Sultra.
“Kami meminta kepada Polda Sultra untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus ini sampai tuntas. Dan kami yakin setiap yang membakar (pelaku) pasti kena azab,” tegas Hasrat.
Sebelumnya, ratusan massa dari beberapa aliansi mahasiswa menggelar demonstrasi penolakan kehadiran Presiden Jokowi di Kota Kendari.
Alasan para aktivis di antaranya karena sejumlah kebijakan yang dikeluarkan oleh orang nomor 1 di Indonesia itu sangat menyengsarakan rakyat. Sebut saja soal rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap bahan-bahan kebutuhan pokok. Kemudian, soal penuntasan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Sayangnya, saat aksi digelar, sejumlah orang melakukan pembakaran atribut PDIP dan bendera Kadin Indonesia.
Penulis: Madan
Editor: Irwan
Discussion about this post