Cak Imin hadirkan tekad dan optimisme yang kuat dalam memimpin Indonesia kedepan. Kehadiran Cak Imin menjadi berkah, bukan hanya berkhutbah tentang surga, bahagia, sejahtera dan miskin. Tetapi hadir dengan kesalehan, menuntun jalan kerakyatan menuju kemaslahatan bersama.
Rakyat Indonesia harap PKB menyinari dan konsisten menopang kehidupan berbangsa dan bernegara. Cak Imin dan rakyat diibaratkan bulan dan matahari yang saling memberi asupan energi positif dan harapan universal untuk persatuan serta kebangkitan bangsa dimasa depan.
Bagi Cak Imin, hindari berpikir soal kepentingan sesaat dan anggapan stereotip karena itu bisa memecah konsentrasi membangun negara yang kuat. Sungguh, Cak Imin hadir dengan kekuatan spiritualitas yang baik dalam memahami realitas yang di interpretasi dalam sikap welas asih antar sesama terhadap segala urusan kepentingan sosial.
Tentu, Cak Imin nyaman dalam konsolidasi dan komunikasi karena basicnya bijaksana. Lagi pula, mampu mengekstraksi dirinya “politik riang gembira” dalam situasi apapun dan dimanapun. Sehingga Cak Imin itu benar-benar mampu emban amanah dan tanggung jawab dalam melayani rakyat. Karena prinsip dasar dipegang adalah kebenaran yang mampu mengontrol kekuatan apapun.
Cak Imin adalah seorang tokoh yang sangat populer segudang konsep universalnya sehingga lebih mudah membawa perubahan besar; “jika ada seribu orang seperti Cak Imin yang berjibaku memelihara simpul-simpul pluralitas dan memahami kekuatan minoritas yang harus setara dan sederajat.
Hal itu terlihat dari ideologi politik PKB. Partai peraih suara terbanyak keempat pada Pemilu 2019 itu mencerminkan Indonesia yang majemuk dengan visi kebangsaan yang diwujudkan dengan mengangkat martabat kemanusiaan. Baik sisi kelompok mayoritas maupun minoritas.
Selain itu, Cak Imin dinilai selalu kedepankan kesejahteraan saat menduduki jabatan strategis di parlemen maupun pemerintahan. Hal itu dinilai sangat baik untuk kemajuan Indonesia. Tentu menjadi harapan rakyat Indonesia kedepan.(***)
Penulis: Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post