Selama lima hari, materi pelatihan akan disampaikan secara komprehensif. Selain teori ekologi tanah di awal, para prajurit akan dibekali dengan praktik budidaya tanaman organik. Di akhir rangkaian acara, akan diadakan sesi diskusi untuk merencanakan aksi nyata jangka panjang yang dapat diterapkan di kesatuan Yonif 869 Taawu.
Sinergi untuk Stabilitas dan Kedaulatan Pangan
Sementara itu, Senior Coordinator External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Cristian mengungkapkan bahwa kehadiran Yonif 869 Taawu memperkaya jajaran mitra strategis perusahaan di Kolaka dalam mendorong keberlanjutan wilayah.
Kolaborasi ini dinilai saling menguntungkan (win-win solution). Selain menjalankan fungsi utamanya menjaga keamanan dan stabilitas wilayah, kehadiran tim keamanan TNI kini juga ikut berkontribusi aktif dalam program pemberdayaan masyarakat.
“Ini adalah langkah yang sangat baik di mana PT Vale berperan sebagai motivator bagi teman-teman TNI. Jika selama ini urusan utama mereka identik dengan persenjataan, melalui pelatihan PSLRB ini kita bersama-sama mengalihkan energi untuk memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan pangan bangsa,” kata Charles.
Melalui program percontohan ini, PT Vale berharap para prajurit mampu memahami sekaligus mengaplikasikan ilmu pertanian organik secara mandiri di lapangan, sehingga dapat membawa dampak ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi diri sendiri, kesatuan, maupun masyarakat luas.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post