PENASULTRA.ID, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus memperkuat sektor peternakan guna mendukung program pemerintah pusat, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah strategis ini diambil untuk memacu kemandirian pangan di daerah tersebut.
Bupati Mubar, La Ode Darwin mengatakan, sejak 2 Februari hingga akhir 2025, Pemkab telah mendistribusikan sebanyak 28.200 bibit ayam petelur dan 10.000 bibit ayam potong kepada peternak lokal. Program ini bertujuan menekan ketergantungan pasokan telur dan daging ayam dari luar daerah.
“Selama ini kebutuhan telur dan ayam di Muna Barat masih disuplai dari luar. Karena itu, kami sepakat mendistribusikan bibit ayam kepada peternak, dengan kandang yang telah disiapkan oleh peternak,” kata Darwin, Kamis 29 Januari 2026.
Darwin merinci, bibit ayam petelur yang dibagikan berusia 14 hingga 15 minggu. Pemerintah juga memberikan dukungan berupa pakan untuk memastikan produktivitas.
Saat ini, sekitar 20 ribu ekor ayam petelur telah berproduksi dengan menghasilkan kurang lebih 20 ribu butir telur per hari yang dialokasikan langsung untuk kebutuhan dapur MBG.
Sementara untuk ayam potong, distribusinya telah dimulai sejak November 2025. Hasil panen dari peternak lokal kini telah terserap oleh dapur-dapur MBG di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menjamin dukungan bibit dan pakan hingga masa panen pertama. Harapannya, hasil penjualan tersebut dapat diputar kembali oleh peternak sebagai modal usaha yang berkelanjutan.
“Setelah distribusi, kami tetap melakukan kontrol dengan menempatkan penyuluh untuk mendampingi dan mengawasi peternakan agar program ini berkelanjutan dan bisa terus berkembang,” ujar Darwin.


Discussion about this post